Niat Puasa Sebelum Menikah untuk Calon Pengantin Pria dan Wanita

Ingin tahu seperti apa niat puasa untuk calon pengantin sebelum nikah dengan lelaki atau wanita idaman? Sebagian orang merasa perlu mengetahui niat puasa nikah menurut adat Jawa sehingga membuat pengantin pangling karena kecantikan dan ketampanan yang memancar dari wajah calon mempelai, dalam hal ini adalah pasangan yang hendak kita nikahi nantinya. Memang membuat cemas dan berdebar, ketika kita memasuki jenjang pernikahan dan menunggu detik-detik ijab qobul, sehingga pada hari-hari akhir sebelum pernikahan biasanya orang dipingit, untuk menghindari hal buruk terjadi dan menjamin bahwa calon pengantin dalam keadaan aman sampai hari pernikahan tiba.

Ada sebuah kebiasaan yang sudah berlangsung semenjak lama yakni ketika kita hendak melangsungkan pesta perkawinan maka salah satu atau dua calon pengantin melaksanakan puasa mutih sebagai sarana untuk membersihkan diri, dan dilambangkan pula sebagai lelaku prihatin dalam menghadapi hari sakral yang ditunggu-tunggu semenjak lama. Kadang kita merasa belum cukup dalam menemukan jati diri sehingga perlu mencari banyak pemahaman batin melalui bermacam cara, seperti misalnya lelaku tirakat dan mengenal lebih jauh jati diri kita dengan puasa sunnah dan lainnya.

Mungkin tidak semua orang mengenal kebiasaan ini, dimana kita melakukan puasa mutih untuk tujuan tertentu misalnya mengamalkan ilmu pelet atau ilmu batin lainnya. Namun, sebagian orang percaya bahwa hal ini mampu membangkitkan indera batin sehingga semakin peka dan memberikan keampuhan tersendiri yang mana orang lain tidak memilikinya.

Melakukan ritual puasa mutih menjelang pernikahan memang bukan hanya dimaksudkan untuk sang calon pengantin saja namun menyeluruh untuk membersihkan nafsu-nafsu yang buruk dimana hal itu kalau dibiarkan akan mengganggu kehidupan kita dan penuh dengan keburukan sehingga tidak dapat tercapai cita-cita dalam membangun sebuah keluarga yang harmonis penuh dengan kebahagiaan.

Dengan menjalankan puasa mutih yakni tidak minum atau makan selain air putih dan nasi putih, maka diharapkan keburukan dan nafsu dalam diri kita akan sirna sehingga tidak terbawa ketika kita melangsungkan momen pernikahan dan tidak akan ada kebiasaan buruk yang membuat kita merasa perlu untuk membersihkan kelak di kemudian hari.

Bacaan doa niat puasa mutih 3 hari atau 7 hari

Sebenarnya, tidak ada bacaan khusus atau doa yang baku dalam menjalankan puasa mutih. Karena puasa ini merupakan puasa kejawen yang dilakukan dengan maksud tertentu, maka doa atau niat dari puasa mutih biasanya mengikuti apa yang hendak dicapai atau tujuan dari melakukan puasa itu sendiri. Misalnya puasa mutih untuk mendapatkan ilmu kebal atau ajian brajamusti, maka akan berbeda dengan puasa mutih dalam rangka membersihkan diri menjelang hari pernikahan. Ini yang kadang kurang kita perhatikan sehingga hanya fokus pada niat dan mantra puasa mutih itu sendiri sehingga melupakan maksud dan tujuan yang merupakan hal penting dari apa yang hendak kita capai dari puasa kejawen tersebut.

Jadi tidak perlu ragu dalam melaksanakan puasa ini karena ada banyak sekali amalan dan lelaku yang dapa Anda pelajari, dan biasanya dalam melakukan puasa mutih adalah sebuah arahan dari guru spiritual atau orang yang lebih berpengalaman. Maka, sudah pasti mereka akan membimbing kita dengan cermat sebelum benar-benar menjalankan puasa tersebut agar dapat dicapai tujuan yang sebenarnya dari lelaku yang kita jalankan. Demikian kira-kira pembahasan ini sehingga dapat dimaksudkan bisa memberikan pemahaman bagi kita bersama dan kalau ada saran atau masukan, kami selalu terbuka menerima tulisan Anda yang dapat disampaikan melakukan halaman kontak.